Pembayaran Ganti Rugi Lahan

Dipublikasikan: 20/06/2017

Pembebasan lahan dan Pembangunan Bendungan Ciawi (Cipayung) dan Bendungan Sukamahi dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane dengan kontrak pekerjaannya di mulai bulan November 2016 sampai Juni 2019.

Pembayaran uang ganti rugi untuk pembangunan Bendungan Sukamahi kepada warga Desa Sukakarya, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor dan Bendungan Ciawi (Cipayung) kepada warga Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor berlangsung di kantor Kecamatan Megamendung, Rabu, (21/6). Warga menerima pembayaran uang ganti rugi langsung ke rekening tabungan sebuah bank.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane T. Iskandar mengatakan, pembayaran ganti rugi kepada warga ini bertahap. Pada Desember 2016 sudah dimulai pembayaran, tetapi baru lima bidang lahan.

“Sekarang dilanjutkan, juga bertahap. Sebab, belum semua hitungan pengukuran lahan dan dokumennya selesai. Ditargetkan akhir 2017, seluruh lahan yang dibutuhkan sudah selesai dibayarkan. Tahun 2018 dimulai pembangunann kontruksi Bendungan. Tahun ini baru bisa penunjangnya, seperti jalan masuk. Tahun 2019, waduk-waduk harus sudah operasi, berfungsi,” katanya.

“Kedua waduk ini bermanfaat sebagai pengendalian banjir Sungai Ciliwung, konservasi sumber daya air dan pengembangan pariwisata,”ujarnya.

Camat Megamendung Hadijana, mengatakan warga sudah ikhlas dan paham mesti pindah karena pembangunan waduk ini penting. Harapannya, kedepan warga di sini juga bisa disinergikan dalam manfaat dan pengembangan kedua waduk tersebut.

Warga yang menerima uang ganti rugi mengaku senang karena bisa membeli rumah dan lahan lagi. Dudin (56), warga Desa Sukakarya, Kecamatan Megamendung sudah menerima uang ganti rugi dan ada rumah pengganti yang tinggal dibayar, sisa uangnya buat modal usaha dan ditabung, “ujar Dudin.

Bendungan Ciawi (Cipayung) berlokasi di bagian hulu Sungai Ciliwung di Desa Cipayung, Desa Gadog, dan Desa Sukakarya, Kecamatan Megamendung, dan Desa Kopo, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Pembangunan Bendungan Ciawi (Cipayung) membutuhkan lahan dengan total 899 bidang seluas 89,42 Ha yang digunakan sebagai area kontruksi 36,49 Ha, area genangan 29,22 Ha, area green belt 21,63 Ha, area jalan masuk 1,20 Ha dan area fasilitas umum 0,88 Ha. Bendungan Ciawi (Cipayung) menampung aliran Sungai Cisarua, Sungai Cibogo dan anak Sungai Ciliwung dengan volume tampungan 6,45 juta meter kubik.

Bendungan Sukamahi berlokasi di bagian hulu Sungai Cisukabirus di Desa Sukamahi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Pembangunan Bendungan Sukamahi membutuhkan lahan dengan total 621 bidang seluas 49,82 Ha yang digunakan sebagai area kontruksi 34,38 Ha, area genangan 5,23 Ha, area green belt 8,89 Ha, area jalan masuk 0,44 Ha dan area fasilitas umum 0,88 Ha. Bendungan Sukamahi menampung aliran Sungai Cisukabirus dan anak Sungai Ciliwung dengan volume tampungan 1,68 juta meter kubik.

Humas BBWS Ciliwung Cisadane